Menurut laporan dari kelompok pemantau yang berbasis di Inggris Syrian Observatory for Human Rights pada Minggu (21/2), “operasi mati syahid” dilakukan seorang bocah 15 tahun bernama Abu Amarah al-Omari di area al-Sakhur, Aleppo.
Keluarganya datang ke kota Qabasin di timur laut Aleppo yang berada di bawah kontrol ISIS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti halnya video yang dirilis oleh ISIS, video ini pun tak bisa diverifikasi secara independen.
Observatory mengatakan ISIS telah membuat 350 anak-anak tewas dari 1.800 anak-anak yang direkrut pada 2015 dan setidaknya 48 di antara mereka tewas dalam bom bunuh diri dengan bom rompi atau bom mobil. (stu)