Diberitakan Reuters, semua anak-anak korban serangan itu selamat dan tengah dirawat di rumah sakit. Dua korban mengalami luka berat, namun tidak mengancam nyawa.
Polisi masih menyelidiki motif tindakan pelaku. Dalam penyelidikan awal, tindakan itu dilandasi kekecewaan pelaku setelah putrinya tidak boleh masuk sekolah karena tidak menyelesaikan pekerjaan rumah untuk liburan musim panas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun 2012, pria di provinsi Henan bersenjatakan pisau masuk dan mengejar para siswa di sebuah sekolah, melukai 23 pelajar. Polisi mengatakan, pelaku yang mempercayai rumor "hari kiamat" terinspirasi oleh laporan TV soal penikaman di sebuah TK pada 2010. (den)