Film terbaik dalam ajang penghargaan Oscar itu mengisahkan bagaimana koran lokal Boston Globe menyingkap sebuah skandal besar pelecehan terhadap anak di kota Keuskupan Agung.
Osservatore Romano menyebut film tersebut tidak sedang mengambil posisi sebagai musuh gereja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang jelas bahwa di gereja terlalu banyak yang mengkhawatirkan pencitraan institusi ketimbang krisis perilaku di dalamnya," tulis Scaraffia dalam opini yang ditulis dalam surat kabar Vatikan itu, seperti dikutip Reuters.
Produser "Spotlight" Michael Sugar dalam sambutan penerimaan penghargaan Oscar menyatakan dirinya berharap gambaran suara para korban dalam film dapat "menjadi kor yang akan beresonansi di sepanjang jalan menuju Vatikan". Dia pun meminta Paus Fransiskus memberikan perlindungan terhadap anak-anak.
Scaraffia menanggapi komentar Sugar sebagai sesuatu yang positif. Namun dia menegaskan pernyataan Sugar itu sekaligus menunjukkan masih adanya rasa kepercayaan publik terhadap Vatikan.
Penghargaan film terbaik Oscar untuk "Spotlight" diberikan ketika Kardinal Australia, George Pell, memberikan kesaksian tentang kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang pastor Gereja Katolik.
"Gereja telah membuat kesalahan yang besar sekali dan sekarang sedang dalam upaya memperbaikinnya, namun gereja di banyak tempat, tentu termasuk di Australia, telah mengotori berbagai hal, mengecewakan banyak orang," kata Pell via sambungan video dari Roma ke Sydney pada Minggu.
"Saya di sini bukan untuk membela yang tidak pantas dibela," katanya menambahkan. (reuters)