"The Ugly Truth About Muslims: Muslims have great frittata recipes (Fakta Aneh Tentang Muslim: Muslim memiliki resep frittata yang enak)," demikian tulisan di salah satu iklan karya komedian Negin Farsad dan Dean Obeidallah tersebut.
Kampanye iklan ini sendiri bertujuan untuk melawan persepsi negatif terhadap umat Muslim ketika dunia sedang berjuang menampung jutaan orang yang mencoba kabur dari kekerasan di Timur Tengah dan kemiskinan di Afrika.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Juni 2015 lalu, perusahaan yang memproduksi film ini, Vaguely Qualified Production LLC, mengajukan tuntutan terhadap otoritas transportasi karena menolak izin untuk iklan tersebut.
Iklan ini muncul akhirnya dapat muncul di hadapan publik setelah pada Oktober lalu pengadilan federal di Manhattan menyatakan bahwa Muslim merupakan identitas keagamaan, bukan politik.
Menurut Farsad dan Obeidallah, iklan yang memakan biaya US$20 ribu atau setara Rp262,7 juta ini akan terpasang di sekitar 144 stasiun kereta bawah tanah.
Edgar Sanches, warga yang melihat poster tersebut di Stasiun City Hall, Manhattan, berpendapat bahwa iklan itu merupakan upaya positif untuk memerangi stereotip.
"Di setiap negara dan setiap agama selalu ada orang yang baik dan jahat," katanya. (stu)