Kepada Cooper, Trump mengatakan bahwa kebencian telah identik dengan Islam. "Saya kira Islam membenci kita," ujar Trump.
Saat ditanya apakah yang dimaksud Trump adalah Islam dengan pemahaman radikal, dia menjawab, "sulit untuk menentukannya. Sangat sulit memisahkannya."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ocehan Trump itu menuai kemarahan dari seluruh dunia, termasuk dari mitra bisnisnya di Timur Tengah. Walau demikian, Trump tetap pada sikapnya yang anti-Islam.
Trump juga mengundang amarah warga Amerika Latin dengan mengatakan imigran Meksiko adalah pemerkosa dan penjahat. Dia juga mengatakan akan membangun pagar pembatas tinggi untuk memisahkan AS dan Meksiko agar imigran ilegal tidak bisa masuk.
"Saya akan membicarakannya dengan para jenderal. Kita harus bermain lebih keras dibanding sekarang," ujar Trump.
Walau banyak penentangan dan kecaman terhadap Trump, namun dia memuncaki perhitungan suara dalam pemilihan primer dan kaukus Partai Republik, disusul oleh Ted Cruz dan Marco Rubio. Trump diprediksi akan menghadapi Hillary Clinton dari Partai Demokrat yang semakin jauh meninggalkan Bernie Sanders. (den)