"Korupsi sekarang ini barangkali Malaysia sudah melebihi Indonesia," ujar Mahathir kepada CNN Indonesia saat ditemui di Jakarta, Kamis (10/3).
Menurut Mahathir, korupsi harus segera diberantas karena merupakan penyakit paling buruk bagi sebuah negara. Karena korupsi, kata Mahathir, pembangunan negara terhambat. Pasalnya, dana yang dapat digunakan untuk pembangunan kian tergerus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Najib memang sudah menghadapi tekanan berkelanjutan untuk mengundurkan diri sejak pertengahan tahun lalu karena dituduh terlibat dalam skandal keuangan 1MDB.
Media Amerika Serikat, Wall Street Journal, melaporkan adanya aliran dana sebesar hampir US$700 juta (Rp9,2 triliun) ke rekening pribadi Najib. Laporan terbaru menyebutkan aliran dana yang lebih besar, yakni lebih dari US$1 miliar (Rp13,2 triliun).
Namun menurut Mahathir, pernyataan tidak bersalah saja tidak cukup.
"Kalau dia tidak bersalah, dia harus keluarkan dokumentasi-dokumentasi tertentu dari bank-bank di mana uangnya disimpan. Jika cuma berkata bahwa saya tidak bersalah, tidak berarti kita tidak bersalah. Yang akan menentukan salah atau tidaknya adalah Mahkamah," kata Mahathir. (den)