Prefektur Angkatan Laut Argentina mengatakan bahwa mereka sebenarnya sudah melepaskan tembakan peringatan ketika kapal itu menangkap ikan di Puerto Madryn pada Senin (14/3).
"Dari kejauhan, kami menyadari bahwa manuver itu dilakukan untuk menabrakkan kapal ke tempat penjaga pantai, tidak hanya membahayakan kru mereka sendiri, tapi juga personel penjaga pantai," demikian bunyi pernyataan resmi dari Prefektur AL Argentina seperti dikutip CNN, Selasa (15/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Otoritas sudah memberikan notifikasi kepada Kementerian Luar Negeri Argentina dan Kantor Konsulat China. Menurut Reuters, Juru Bicara Kemlu Argentina mengatakan bahwa kini pengadilan sedang menyelidiki insiden tersebut.
Hubungan antara Argentina dan China sendiri sebenarnya mulai menguat di bawah pemerintahan Presiden Cristina Fernandez. Namun, kini tampuk pemerintahan sudah berpindah ke tangan Mauricio Macri yang baru saja menjabat pada Desember lalu.
Saat berkampanye, Macri mengatakan bakal meneliti ulang semua kontrak dengan China. Salah satu kesepakatan yang akan dikaji ulang adalah kesepakatan untuk mendanai dan membangun dua pembangkit listrik tenaga nuklir di Argentina dengan nilai kontrak hingga US$15 miliar. (den)