Sanksi ini dijatuhkan kepada Korut melalui perintah eksekutif dari Presiden Barack Obama, Rabu (16/3). Sanksi berupa pembekuan semua properti pemerintah Korut di AS dan pelarangan ekspor barang-barang dari AS ke Korut.
Lihat juga:Korut Vonis Pelajar AS 15 Tahun Kerja Paksa |
Masuk daftar hitam AS adalah mimpi buruk bagi pengusaha karena mereka tidak akan bisa bertransaksi menggunakan sistem keuangan Amerika yang telah mendunia serta terhalang untuk berbisnis di Negeri Paman Sam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perluasan blokade ekonomi terhadap Korut ini dilakukan AS menyusul uji nuklir oleh rezim Kim Jong-un pada 6 Januari lalu dan peluncuran roket pada 7 Februari. Roket yang diklaim Korut untuk membawa satelit ke orbit itu dianggap AS dan negara Barat sebagai ancaman karena mampu dilengkapi hulu ledak nuklir.
Menurut pejabat AS, pelarangan dagang menyeluruh ke Korut tidak akan efektif tanpa dukungan dari China, mitra dagang terbesar negara itu. Namun China juga terlihat mulai gerah dengan provokasi Korut dan menandatangani sanksi baru PBB awal bulan ini. (ama)