Dikutip Reuters, Sabtu (19/3), hal ini diakui Abdeslam dalam pernyataan pertamanya saat diinterogasi polisi. Abdeslam telah buron lebih dari tiga bulan dan tertangkap dalam penyerbuan polisi di distrik Moleenbek, Brussels, Jumat lalu.
Molins mengatakan, Abdeslam akan melalui proses penyelidikan di Belgia selama setidaknya tiga bulan sebelum diekstradisi ke Paris.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia diketahui melakukan beberapa kali perjalanan di seluruh Eropa pada Juli, September, Oktober dan November tahun lalu, termasuk mengantarkan para pelaku serangan ke beberapa tempat di Paris.
Abdeslam meninggalkan mobil sewaannya di tengah jalan dan dijemput kawannya ke Brussels. Dia juga meninggalkan rompi peledak yang ditemukan polisi.
Masih banyak pertanyaan yang belum terjawab oleh Abdeslam seiring proses penyelidikan yang masih berlangsung.
"Dia masih harus menjelaskan alasan mengapa dia akhirnya meninggalkan rompi peledaknya," kata Molins.