Dilaporkan The Guardian, Menteri Kesehatan Belgia, Maggie de Block, mengkonfirmasi jumlag korban tewas akibat ledakan di bandara Zaventem mencapai 11 orang, sementara 11 lainnya terluka. Penyidik Belgia menyatakan ledakan terjadi akibat bom bunuh diri, tetapi belum ada rincian lebih lanjut soal informasi ini.
Sedangkan ledakan di stasiun metro Maelbeek menyebabkan 15 orang tewas dan 55 lainnya terluka, termasuk 10 orang yang berada dalam kondisi kritis, menurut pihat berwenang metro Belgia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdana Menteri Belgia, Charles Michel, mengutuk serangan itu dan menyebutnya tindakan "yang buta, kejam dan pengecut."
"Kita harus menghadapi ini dalam solidaritas, bersatu, bersama," kata Michel.
Hollande dilaporkan mengadakan rapat mendadak dengan beberapa menteri senior usai rangkaian ledakan di Brussels, Belgia, pada Selasa pagi waktu setempat.
Menurut keterangan dari kantor kepresidenan Perancis, jajaran kabinet yang turut hadir dalam rapat tersebut adalah Perdana Menteri, Manuel Valls; Menteri Dalam Negeri, Bernard Cazeneuve; dan Menteri Pertahanan, Jean-Yves Le Drian.
Seperti dilansir Reuters, Cazeneuve mengatakan bahwa Perancis akan menerjunkan 1.600 personel polisi tambahan di jalur transportasi publik dan daerah perbatasan dengan Belgia.
Untuk menunjukkan solidaritas, warna bendera Belgia juga akan dinyalakan di Menara Eiffel di Perancis malam ini.
Rangkaian serangan di Belgia tersebut dimulai dengan dua ledakan di Bandara Zaventem, Brussels. Berselang tak sampai satu jam, ledakan kembali terjadi di Stasiun Metro Maelbeek yang terletak hanya 14 kilometer dari Zaventem.
Dua insiden beruntun ini terjadi hanya berselang beberapa hari setelah aparat keamanan menangkap salah satu tersangka pelaku serangan teror Paris, Salah Abdeslam, di Brussels pada Jumat (18/3) lalu.
Abdeslam merupakan satu-satunya tersangka serangan Paris yang berhasil ditangkap dalam keadaan hidup. Pengacara Abdeslam mengatakan bahwa kliennya akan bekerja sama dengan penyidik kepolisian dan memberikan informasi berharga tentang jaringan militan di balik serangan yang menewaskan 130 orang itu.
(ama)