Stasiun TV Rossiya-1 pada Jumat pekan lalu, seperti dikutip Al Arabiya, mengaku memperoleh transkrip kata-kata terakhir sebelum pesawat Boeing 737 itu jatuh dari sumber penyidik yang memiliki akses ke perekam suara pesawat atau kotak hitam.
"Jangan khawatir," pilot mengatakan berulang kali dalam transkrip yang diterjemahkan ke bahasa Rusia itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama enam detik terakhir dari rekaman, yang dapat didengar adalah "jeritan" mengerikan.
Rossiya-1 menekankan bahwa itu bukan transkrip resmi yang dirilis penyidik.
Jika sirip ini diaktifkan, "pesawat otomatis tidak bereaksi seperti yang dikendalikan pilot."
"Pilot jelas tidak tahu bahwa penstabil ini yang menyebabkan pesawat menukik," kata stasiun televisi itu.
Diduga ketidaksengajaan menekan tombol itu terjadi karena kondisi pilot yang sudah sangat kelelahan.
Kemungkinan lain yang menjadi penyebab jatuhnya pesawat Flydubai, lanjut Rossiya-1, adalah "adanya kerusakan yang tidak diduga dari sistem otomatis pesawat."
Penyidik melancarkan penyelidikan kriminal untuk mencari tahu apakah penyebab kecelakaan ini adalah cuaca buruk, kesalahan pilot atau kerusakan teknis.
Pemerintah Rusia menampik insiden ini terjadi akibat campur tangan teroris.