Dilaporkan Channel NewsAsia pada Jumat (1/4), sejumlah pejabat Departemen Kehakiman AS juga berkunjung ke Kuala Lumpur untuk berbicara dengan beberapa bankir senior dan sejumlah orang yang memiliki hubungan dekat dengan dana negara, menurut keterangan dari tiga sumber Reuters.
Ketiganya menyatakan JPMorgan dan Deutsche Bank tidak menjadi target penyelidikan hingga saat ini, namun diminta untuk memberikan rincian soal hubungan mereka dengan 1MDB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Media AS, Wall Street Journal menjadi media pertama yang melaporkan temuan penyidik atas aliran dana sekitar US$700 juta ke rekening bank pribadi Najib menjelang pemilu Malaysia 2013.
Najib sendiri selalu menampik tuduhan itu dan menyatakan bahwa dia tidak mengambil uang itu untuk keperluan pribadi. Meski demikian, sejumlah pemimpin oposisi dan tokoh politik meminta Najib untuk mundur karena skandal ini, termasuk mantan perdana menteri Malaysia, Mahathir Mohamad.
Salah satu sumber menyatakan bahwa tim pengacara untuk Deutsche Bank tengah berada di Kuala Lumpur untuk menyiapkan laporan yang merinci hubungan mereka dengan 1MDB yang akan diserahkan ke Departemen Kehakiman AS.
Sejumlah otoritas Malaysia, termasuk Jaksa Agung, menetapkan bahwa aliran dana itu merupakan sumbangan politik dari keluarga kerajaan Arab Saudi terhadap Najib. Jaksa Agung juga membersihkan Najib dari segala tuduhan korupsi.
Deutsche Bank merupakan salah satu dari banyak bank pemberi pinjaman yang pernah bertransaksi dengan 1MDB. Bank ini memberikan dana pinjaman sebesar US$975 juta kepada 1MDB yang kemudian dilunasi tahun lalu.
JPMorgan biasanya bertindak sebagai kliring bank AS bagi para pemberi pinjaman yang beroperasi di Malaysia. Belum jelas transaksi apa yang pernah dilakukan JPMorgan kepada 1MDB. (ama/stu)