Molly Shah, Kashiya Nwanguma dan Henry Brousseau mengajukan gugatan hukum pada Kamis (31/3) di Jefferson Circuit Court di Louisville. Ketiganya menyatakan Trump "memicu kerusuhan" dan berulang kali menyerukan kepada para pendukungnya "suruh mereka keluar" di sebuah reli di Convention Center Kentucky Internasional pada 1 Maret lalu, dimaksudkan untuk mengarahkan pendukungnya "menggunakan kekuatan fisik yang berbahaya dan tidak diinginkan untuk memberangus demonstran, termasuk para penggugat."
Ketiga penggugat, yang merupakan warga Louisville, mengklaim mereka menderita luka fisik, gangguan emosi dan penghinaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gugatan hukum itu menyatakan selama pidato Trump yang berlangsung selama 30 menit, Trump berhenti sebanyak lima kali untuk mengecam para demonstran dan, dalam banyak kasus, menyerukan kepada para pendukungnya untuk "mengeluarkan mereka dari sini," menurut bunyi gugatan itu.
Hingga kini, juru bicara kampanye Trump tidak bisa dihubungi untuk dimintai komentar.
Gugatan itu mengklaim Trump "menghasut kerusuhan sebagaimana didefinisikan dalam hukum pidana Kentucky."
Selain itu, gugatan hukum juga ditujukan kepada Alvin Bamberger, 75, yang merupakan pendukung Trump dan seorang penduduk Ohio; serta seorang perempuan yang identitasnya tidak diketahui.
Menurut gugatan hukum itu, dalam kampanye Trump, Heimbach yang tengah mengenakan kaus Partai Pekerja Tradisionalis, menyerang Shah dan Nwanguma. Juru bicara Partai Pekerja Tradisional belum memberikan komentar terkait hal ini.
Website Partai Pekerja tradisionalis memaparkan kelompok ini sebagai organisasi politik akar rumput yang meyakini bahwa "identitas Eropa-Amerika tengah diserang konstan."
Menurut gugatan hukum itu, Nwanguma diserang oleh sejumlah orang pada kampanye itu, di antaranya yang paling agresif adalah Heimbach dan Bamberger. Gugatan itu menyebutkan bahwa rekaman video yang menunjukkan Nwanguma, diserang berulang kali pada kampanye itu viral di media sosial. Nwanguma merupakan seorang mahasiswa berusia 21 tahun.
Bamberger tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar terkait gugatan terhadap dirinya.
Gugatan itu juga mengklaim bahwa Shah diserang oleh Heimbach, sementara Brousseau diserang oleh seorang wanita yang tak diketahui identitasnya. (ama)