Kemenangan Cruz atas Trump pada Selasa (5/4) memberikan angin segar kepada Senator Texas itu dalam pertarungan memperebutkan nominasi capres dari Partai Republik yang akan ditentukan melalui konvensi pada Juli mendatang di Cleveland, Ohio.
Kemenangan di primer Wisconsin juga berhasil diraih kandidat capres dari Partai Demokrat, Bernie Sanders, atas rivalnya, Hillary Clinton.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Entah sebelum Cleveland, atau pada konvensi di Cleveland, bersama-sama kita akan memenangkan mayoritas delegasi dan bersama-sama kita akan mengalahkan Hillary Clinton pada November," kata Cruz di hadapan para pendukungnya di Milwaukee, dikutip dari Reuters.
Cruz didukung oleh Gubernur Wisconsin, Scott Walker, yang mundur dari pencalonan presiden pada September lalu. Kemenangan Cruz juga dibantu oleh berbagai iklan kampanye dari Super PAC, kelompok pendanaan independen yang khawatir Trump akan berhasil memenangkan nominasi capres dari Republik pada pemilu yang akan digelar pada 8 November 2016.
Terkait kemenangan Cruz, tim kampanye Trump merilis pernyataan yang menyatakan kemenangan Cruz didukung oleh "iklan palsu jutaan dolar" dari Super PAC anti-Trump.
"Ted Cruz lebih buruk dari boneka, dia adalah kuda Trojan, yang digunakan oleh para atasan untuk mencuri nominasi dari Trump," bunyi pernyataan kampanye Trump.
Selain itu, manajer kampanye Trump ditangkap dan didakwa atas kekerasan pemukulan di Florida dalam insiden yang melibatkan seorang wartawan.
Sementara Sanders, menyusul kemenangannya di Wisconsin, mengaku percaya diri akan memenangi primer New York pada 19 April mendatang.
New York merupakan tanah kelahiran Sanders dan negara bagian yang diwakilkan Clinton dalam Senat.
"Tolong jaga rahasia ini. Jangan beritahu [mantan] Menlu Clinton, dia sedikit gugup dan saya tidak ingin dia tambah gugup. Tapi saya yakin kita memiliki kesempatan luar biasa untuk memenangi New York dan banyak delegasi di sana," kata Sanders.
Sanders sejauh ini mengantongi 1.097 delegasi, sementara Clinton memimpin dengan 1.778 delegasi dari total 4.765 delegasi Demokrat yang mereka perebutkan. (ama/stu)