Menurut Amnesty International, setidaknya 1.634 orang dieksekusi tahun lalu, namun jumlah yang sebenarnya mungkin lebih tinggi secara signifikan mengingat tidak ada jumlah pasti untuk China.
"Jumlah eksekusi meningkat lebih dari 50 persen dibanding 2014—perkembangan ini meresahkan dan mengkhawatirkan," kata Oliver Hendrich dari Amnesty Internasional, Rabu (5/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
China dipercaya melakukan eksekusi terbanyak, dengan angka mencapai ribuan, namun angka pastinya hanya dimiliki oleh pemerintah China.
“Jadi kami tidak tertarik berkomentar soal ini,” ujar Lu di Beijing.
Amnesty menambahkan 102 negara telah menghapus hukuman mati untuk semua kasus kejahatan pada akhir 2015, dibandingkan 60 negara pada 1996. (stu)