"Dalam isu penculikan di Selatan Filipina, Malaysia bekerja sama dengan pihak Indonesia serta Filipina dalam aspek perkongsian maklumat di peringkat pasukan keselamatan," kata Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Zahrain Mohamed Hashim, kepada CNN Indonesia, Selasa (12/4).
Bulan lalu, Abu Sayyaf menculik 10 awak kapal Indonesia dari sebuah kapal Taiwan dekat Jolo. Abu Sayyaf disebut meminta tebusan hingga 50 juta peso untuk pembebasan mereka. Sepekan kemudian, kelompok militan ini menculik empat kru kapal Malaysia dekat Sabah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kedua Menlu sepakat agar negosiasi perbatasan maritim dapat diintensifkan. Penunjukkan Utusan Khusus diyakini akan mampu mempercepat upaya penyelesaian perbatasan maritim," ujar pernyataan Kemlu RI.
Kedua Menlu juga menyatakan pentingnya peningkatan keamanan di perairan ASEAN, termasuk di wilayah yang sering terjadi penyanderaan, seperti di perairan Sulu antara Malaysia dan Filipina.
"Keamanan wilayah perairan ini akan sangat berdampak pada pembangunan ekonomi ASEAN," lanjut pernyataan Kemlu RI. (den)