"Kami ingin meningkatkan hubungan dagang investasi dengan mengutamakan kerja sama maritim dan perikanan," kata Lembong, di Kompleks Istana Kepresidenan usai pertemuan dengan sejumlah delegasi Chile, pada Rabu (13/4).
Sementara delegasi Chile diwakili oleh Mantan Presiden Republik Chile dan Duta Besar Misi Spesial Kawasan Asia Pasifik Eduardo Frei Ruiz, Kuasa Usaha Kedubes Republik Chile untuk Indonesia Roberto Plaza, Duta Besar Republik Chile Fransisco Perez Waker dan Direktur Departemen Asia dan Oseania Kementerian Perdagangan Republik Chile Diego Torres.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain kerja sama di bidang maritim, Indonesia juga menargetkan sejumlah komoditi ekspor ke Chile berupa kelapa sawit, rempah-rempah, tekstil dan sepatu.
Lihat juga:Habis MEA, Terbitlah TPP |
Lembong memaparkan perdagangan bebas di Chile sudah dilakukan jauh sebelum negara tersebut bergabung dengan Kemitraan Trans Pasifik (TPP). Sementara dalam TPP, Chile termasuk salah satu dari 12 negara pendiri TPP.
Lembong menyatakan bahwa Indonesia ingin belajar agar bisa bergabung ke TPP dan melakukan negosiasi.
Berdasarkan keterangan Lembong, total nilai perdagangan antara Indonesia-Chile pada 2015 mencapai US$300 juta. Jumlah tersebut menurun dari US$400 juta pada tahun sebelumnya. (ama)