Lukisan itu tidak sengaja ditemukan oleh pemilik rumah saat hendak memperbaiki atap. Karya itu terletak di bagian loteng yang tertutup dan terpaksa dibuka untuk renovasi.
Menurut Eric Turquin, ahli yang mempelajari lukisan selama dua tahun terakhir, lukisan tersebut adalah karya dari maestro asal Italia, Caravaggio.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lukisan itu ditaksir bernilai sekitar US$136 juta atau lebih dari Rp1,7 triliun. Pemerintah Perancis melarang lukisan itu diimpor dengan alasan karya itu penting bagi dunia seni dan harus diselidiki.
"Penemuan kembali sebuah karya asli Caravaggio adalah peristiwa besar," kata Turquin.
"Lukisan itu sejauh ini adalah karya yang paling penting yang ditemukan dalam 20 tahun terakhir, karya salah seorang jenius," lanjut dia.
Jika terbukti asli, maka lukisan itu merupakan penegas karakter lukisan Caravaggio yang terkenal menggambarkan sadisme, terutama pemenggalan, namun dengan cita rasa tinggi.
Terdapat versi lain dari lukisan "Judith" yang dibuat Caravaggio pada tahun 1599. Temuan Judith terbaru kali ini diyakini dibuat antara tahun 1600 dan 1610. (den)