“Pesawat AS sedang beroperasi di wilayah udara internasional dan tidak menyeberang ke teritori Rusia,” kata Laura Seal, juru bicara Pentagon, Minggu (17/4).
Insiden pada Kamis itu terjadi tak lama setelah pesawat Su-24 Rusia terbang dekat hanya 9 meter di atas jet tempur AS, menurut Komando Eropa militer AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Yang lebih pentin, aksi seorang pilot yang tak aman dan tak profesionak ini punya potensi untuk mengekskalasi tensi antara negara-negara.”
Pesawat AS yang terlobat adalah RC-135, dan menurut Pentagon sedang menjalanan misi rutinnya.
“Kami mengecam aksi semacam ini. Ini ceroboh. Ini provokatif. Ini berbahaya. Dan di bawah aturan, bisa terjadi penembakan,” kata Kerry. “Kami sedang mengkomunikasikan dengan Rusia soal betapa bahayanya hal ini dan harapan kami ini tak akan diulangi.”
Hubungan antara Rusia dan Barat secara umum saat ini berada di titik terendah sejak Moskow menganeksasi Crimea pada 2014.