Seorang perempuan tewas karena tanah longsor di lembah San Jose de Maipo, wilayah pegunungan di tenggara dari ibu kota Santiago, sementara polisi menangguhkan pencarian untuk tiga orang lain yang menghilang di tanah longsor di daerah yang sama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama empat hari terakhir, hujan turun di Santiago hampir lima kali dari jumlah biasanya dalam satu bulan pada April, kata Cristobal Torres, dari badan meteorologi negara.
Torres mengatakan hujan ringan diperkirakan turun pada Senin, dan akan berhenti pada Selasa.
Kotoran dan puing dari pegunungan Andes dan sekitarnya tercampur ke pasokan air minum Santiago. Diperkirakan 4 juta orang tak punya akses terhadap pasokan air minum dan otoritas meminta warga untuk menyetok air minum. Akibatnya, warga berburu menyetok air kemasan di banyak supermarket.
Hujan deras juga menyebabkan tambang milik Anglo American Plc dan perusahaan milik negara Codelco menghentikan operasi di dua tambang tembaga utama.
Banyak sekolah di Santiago dan kota-kota pesisir di dekatnya menutup kelas pada Senin, sementara jalan-jalan di beberapa bagian kota masih dibanjiri oleh air setelah Sungai Mapocho meluap.
Tayangan televisi menunjukkan air berlumpur mengalir menyusuri jalan-jalan dan mengalir ke tempat parkir bawah tanah. (stu)