Setahun Berlalu, Runtuhan Gempa Nepal Masih Berserak

Reynold Sumayku, CNN Indonesia | Senin, 25/04/2016 16:01 WIB

Kathmandu, Nepal, CNN Indonesia -- Ribuan orang tewas saat gempa 7.8 SR mengguncang Nepal, setahun lalu. Masih jauh dari pulih, rekonstruksi pasca gempa ternyata baru akan dimulai hari ini.

<p>Bentangan kawasan permukiman di Lembah Kathmandu, setahun setelah Nepal diguncang gempa berkekuatan 7,8 SR. Sebanyak 9 ribu orang tewas dan 22 ribu lainnya terluka akibat gempa itu. (Reynold Sumayku)  </p>
<p>Warga Kathmandu bersiap memulai aktivitas saat melintasi reruntuhan bangunan di kawasan Thamel. Banyak warga masih berduka lantaran anggota keluarganya tak ditemukan lagi jejaknya usai gempa. (Reynold Sumayku)</p>
<p>Sisa-sisa ruangan kelas pada suatu kompleks bangunan sekolah yang hancur berantakan di Distrik Kavrepalanchowk, Nepal Timur. Pemerintah dianggap gagal memaksimalkan penggunaan dana bantuan luar negeri senilai US$4,1 miliar untuk pembangunan kembali pasca gempa. (Reynold Sumayku)</p>
<p>Seorang anak laki-laki duduk di ranjang kamarnya dalam bedeng di Distrik Kavrepalanchowk. United Nations Environment Programme (UNEP), United Nations Development Programme (UNDP) dan kementerian terkait di Nepal berfokus kepada lingkungan dan kaum marjinal dalam perencanaan pembangunan sejak 2010. (Reynold Sumayku)</p>
<p>Sejumlah perempuan menanti kedatangan truk pembawa tangki air bersih ke permukiman sementara mereka di tepi ruas jalan Kathmandu-Bhaktapur. Kekurangan air menjadi masalah besar di perkotaan setelah sejumlah infrastruktur ikut hancur oleh gempa bumi. Truk air pun hanya datang seminggu sekali. (Reynold Sumayku)</p>
<p>Kesedihan sejumlah perempuan warga Desa Karki Tahara dan Khahare di Distrik Kaski mulai pudar. Juli tahun lalu, saat masih prihatin atas gempa bumi yang menghancurkan belahan lain Nepal, para perempuan ini kehilangan saudara sekaligus tempat tinggal akibat terjangan tanah longsor dan banjir dari aliran Sungai Khahare. (Reynold Sumayku)</p>
<p>Pemimpin komunitas Gurung, Guphal Gurung, 60, penduduk Pegunungan Panchase, menilai terdapat hal lain yang juga penting dan harus diantisipasi untuk bertahan hidup yakni, perubahan iklim. (Reynold Sumayku)</p>
<p>Seorang perempuan beristirahat setelah menyiangi tanaman gandum di Distrik Kavrepalanchowk, Nepal Timur. Pertanian merupakan sumber pencaharian utama di banyak distrik yang diterjang bencana gempa bumi dan tanah longsor tahun lalu. (Reynold Sumayku)</p>
<p>Kaum perempuan berkumpul untuk sebuah pertemuan yang diinisiasi oleh UNEP dan UNDP di Desa Chandani Mandan, Distrik Kavrepalanchowk, Nepal Timur. Gempa bumi dan serangkaian bencana longsor tahun lalu tak hanya merusak permukiman dan lahan pertanian, tetapi juga mata air. (Reynold Sumayku)</p>
<p>Anak-anak lelaki Desa Damdame di Distrik Kaski yang gembira ini hidup di suatu negara yang dibentengi Pegunungan Himalaya. Dengan tingkat kesejahteraan yang rendah serta letak yang berada di zona gempa, Nepal tetaplah termasuk negeri yang penduduknya paling ramah di dunia. (Reynold Sumayku)</p>
<p>Penampilan sebuah kelompok pertunjukan kesenian keliling pada hari pertama Baishak yang sekaligus merupakan tahun baru resmi dalam kalender Nepal pada 13 April 2016 di Durbar Square, Kathmandu. (Reynold Sumayku)</p>
<p>Seorang remaja menaiki chariot (kereta upacara tradisional) berbahan kayu yang terperosok ke sebuah lubang di Bhaktapur. Sebagai 'Ibu Kota budaya Nepal', Bhaktapur mengalami banyak tantangan dalam merekonstruksi bangunan-bangunan cagar budayanya. (Reynold Sumayku)</p>
<p>Seorang turis melewati gang kecil di tepi reruntuhan bangunan bersejarah di Durbar Square, Kathmandu. Setelah mengumpulkan data, mengkaji, serta melakukan perencanaan, secara resmi pemerintah Nepal baru akan memulai rekonstruksi pada 25 April 2016, tepat setahun setelah gempa bumi terjadi. (Reynold Sumayku)</p>
<p>Seorang anak berdiri sehabis memberi makan sekumpulan burung merpati di pelataran Kuil Jagannath yang dipenuhi batu bata dari reruntuhan bencana gempa bumi di kawasan Durbar Square, Kathmandu. (Reynold Sumayku)</p>