Menurut laporan Xinhua, kasus ini merupakan masalah terbaru yang memukul sektor perbankan China, di mana kasus penipuan meningkat dalam beberapa tahun terakhir, karena perlambatan ekonomi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wangzhou Group, induk dari Wangzhou Fortune, pada Kamis (21/4) menegaskan bahwa Yang menghilang. Kejadian ini dilaporkan di Xinhua pada Minggu (24/2) malam.
Nomor telepon untuk kantor pusat Wangzhou Group di Beijing yang terdaftar di situsnya tidak dapat dihubungi untuk dimintai keterangan tentang kasus ini. Kantor Wangzhou Fortune di Shanghai juga tidak menjawab ketika dihubungi.
Salah satu upaya untuk membayar investor, Wangzhou Group menutup pusat perbelanjaan di Hangzhou.
Menurut Xinhua, Wangzhou Group memiliki lebih dari 200 anak perusahaan dalam sektor perdagangan, kesehatan dan manajemen kekayaan, termasuk Wangzhou Fortune. Perusahaan ini mempekerjakan sekitar 7.000 orang di 70 kota. (ama/ama)