Para pengunjuk rasa, beberapa di antaranya mengenakan bandana di wajah mereka dan membawa bendera Meksiko, memblokir jalan di depan hotel Hyatt Regency pada Jumat (29/4), menurut laporan CNN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini bukan cara termudah saya untuk masuk [ke dalam hotel]," kata Trump dalam pidatonya pada konvensi itu. "Rasanya seperti sedang menyebrang perbatasan."
Di luar gedung, polisi terus bergulat dengan para demonstran, menggunakan tongkat untuk memukul mundur massa.
Letnan Polisi Burlingame, Jay Kiely mengungkapkan bahwa lima orang ditangkap atas aksi demo yang berujung ricuh itu. Salah satu demonstran yang ditangkap turut andil dalam memblokir akses masuk hotel Hyatt.
Satu kasus terluka dilaporkan, namun Kiely mengaku tidak tahu apakah orang yang terluka merupakan perwira polisi atau pengunjuk rasa. Terdapat pula kerumunan pendukung Trump yang lokasi kejadian, namun diperkirakan tidak banyak.
Kiely memperkirakan jumlah demonstran mencapai ratusan, meskipun ia tidak menyebutkan angka pasti. Kiely juga mengaku tidak tahu berapa banyak petugas polisi yang dikirim ke tempat kejadian.
Aksi protes anti-Trump kerap terjadi pada konvensi Partai Republik di beberapa negara bagian AS. Komentar Trump yang kontroversial soal umat Muslim dan imigran Meksiko membuat geram warga yang menentangnya.
Trump saat ini masih merupakan kandidat capres terkuat dari Partai Republik, setelah beberapa kali memenangi pemungutan suara primer dan kaukus di beberapa negara bagian AS. Trump mengaku percaya diri akan ditetapkan sebagai capres AS dari Republik pada konvensi nasional Partai Republik yang akan digelar Juli mendatang. (ama/ama)