"Kami menguji coba rudal jarak 2.000 kilometer dengan margin kesalahan 8 meter pada dua pekan lalu. Margin kesalahan delapan meter berarti sangat akurat," ujar seorang pejabat militer Iran, Ali Abdollahi, seperti dikutip kantor berita Tasnim, Senin (9/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Resolusi itu melarang Iran menembakkan rudal yang dapat membawa hulu ledak nuklir. Menampik tuduhan itu, Iran mengatakan bahwa rudal yang diluncurkan tidak dirancang untuk membawa hulu ledak.
Namun tetap saja, AS menjatuhkan sanksi baru kepada Iran akibat uji coba tersebut meskipun kesepakatan nuklir sudah dicapai.
Meski dikecam oleh banyak pihak, pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei, pada Maret lalu mengatakan bahwa pengembangan rudal merupakan kunci menuju masa depan Iran dalam upaya menjaga kekuatan pertahanan dan mengatasi ancaman dari musuh-musuhnya. (ama)