Dalam acara yang digelar di Padua, Grillo, pemimpin partai terbesar kedua di Italia, Five Star Movement (M5S), awalnya memuji Khan, yang berdarah Pakistan dan keturunan Bangladesh, usai memenangi pemilu yang digelar 5 Mei lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Grillo, merupakan seorang komedian, aktivis politik dan blogger sebelum membentuk M5S pada 2009. Partai ini mulai dikenal saat salah satu kandidatnya, Virginia Raggi, memimpin suara dalam pemilu wali kota Roma.
Bukan kali ini saja lawakan Grillo dinilai kelewat batas. Sebelumnya, dia pernah membandingkan imigran sebagai tikus. Grillo juga diketahui memiliki kapal mewah dan mobil Ferarri, meski mengkalim dirinya sebagai aktivis lingkungan.
Partai Grillo juga pernah memecat Federico Pizzarotti, wali kota Parma, karena tuduhan penyalahgunaan jabatan.
Meskipun, Grillo tidak menjadi anggota parlemen Italia, tapi partai M5S semakin mendapat dukungan. Dari sebelumnya partai ini tertinggal 20 persen suara dari partai PD pimpinan Perdana Menteri Matteo Renzi, hingga kini hanya terpaut lima persen.
Para politisi Italia berspekulasi bahwa politisi muda, Neapolitan Luigi Di Maio, yang baru berusia 29 tahun, dapat mengambil alih posisi Grillo dalam waktu dekat. (ama)