Kemarau panjang dan panas yang menyengat membuat sedikitnya lebih dari 100 orang di India meregang nyawa. Namun yang paling menderita para petani yang tanamannya meranggas dan gagal panen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam 16 bulan terakhir, ada 1.548 petani yang bunuh diri di wilayah ini. Marathwada adalah salah satu daerah terparah tertimpa kekeringan dengan sumur, sungai, dan bendungan yang kering selama empat tahun berturut-turut.
Kishore Tiwari, perwakilan pemerintah India untuk mengatasi masalah petani mengatakan bahwa mereka telah melakukan berbagai langkah untuk mencegah para petani bunuh diri di Marathwada.
"Di antara rencananya adalah Undang-undang Keamanan Pangan, pesangon, bimbingan mental bagi petani sekaligus juga memberikan asuransi pertanian. Karena angka bunuh diri petani meningkat, kami butuh waktu lebih lama untuk melihat hasilnya," kata Tiwari.
Badan Meteorologi India memperingatkan kondisi panas masih akan berlanjut dalam beberapa pekan ke depan di daerah pusat dan timurlaut India.
Tahun lalu, gelombang panas di India menewaskan 2.500 orang dengan suhu yang mencapai 47 derajat Celcius. (den)