Berdasarkan data Dewan Pariwisata dan Perjalanan Dunia yang dikutip CNN, pariwisata menyumbang sekitar 11 persen dari PDB dan 11 persen dari lapangan kerja di Mesir. Kecelakaan EgyptAir akan membuat wisatawan semakin enggan pelesir ke negara itu, menambah parah krisis yang telah menerpa selama bertahun-tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal Mesir memiliki objek wisata yang luar biasa. Di antaranya adalah bangunan bersejarah seperti piramida atau penginapan-penginapan mewah, salah satunya di Sharm El-Sheikh.
Sharm El-Sheikh memiliki beberapa hotel bintang-lima, termasuk resor Four Seasons, Hyatt Regency dan Hilton. Namun daerah ini kini menjadi "kota hantu" usai jatuhnya pesawat Rusia Metrojet Oktober lalu di Sinai yang menewaskan 217 penumpang dan 7 kru. Metrojet diduga jatuh karena bom meledak di dalam pesawat.
Usai insiden Metrojet, anggota Federasi Pariwisata Mesir Amani El-Torgoman Februari lalu mengatakan pariwisata Mesir bukan lagi anjlok, tapi kolaps. Hal ini diperkirakan akan diperparah dengan kecelakaan EgyptAir.
"Jelas akan ada reaksi yang berlebihan atas kecelakaan pesawat, dan itu sangat merusak," kata Torgoman.
Jager mengatakan kedatangan internasional ke Mesir menurun 5 persen sejak tragedi Metrojet. Perjalanan dari Eropa ke negara itu anjlok 18 persen dan belum juga pulih. Kini ditambah lagi kecelakaan pesawat EgyptAir.
Belum diketahui penyebab jatuhnya pesawat Airbus A320 yang membawa 66 penumpang dan kru itu. Pencarian menemukan serpihak pesawat dan jasad para korban, namun kotak hitam masih belum ditemukan.
"Yang saya bisa katakan saat ini adalah, apapun penyebabnya [kecelakaan EgyptAir], kejadian ini dan yang di masa lalu menjadi paku di peti mati industri wisata Mesir," kata George Hobica, pendisir situs wisata Airfarewatchdog.com kepada ABC News.
Sebelum insiden EgyptAir, Dewan Pariwisata dan Perjalanan Dunia telah memprediksi pengeluaran wisata ke Mesir akan turun 4 persen di tahun 2016. Perekonomian Mesir berkembang 4,2 persen pada 2015, namun IMF memperkirakan pertumbuhan akan melambat 3,3 persen tahun ini. (den)