Subaihi sedang memimpin operasi melawan Houthi di wilayah Lahij saat ditangkap bersama seorang komandan pro-pemerintah dari Brigade Bersenjata 119, Faisal Rajab, pada Maret tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Utusan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk urusan Yaman, Ismail Ould Cheikh Ahmed, mengatakan bahwa sudah ada pertemuan lanjutan antara kedua delegasi. Ahmed pun sudah bertemu secara terpisah dengan masing-masing delegasi setelah pertemuan di Kuwait.
Ahmed mendorong kedua pihak untuk mengusahakan segala upaya untuk mencapai solusi berkelanjutan demi mengurangi penderitaan warga Yaman.
"Segala penundaan, kemunduran, atau boikot akan membawa kami kembali mundur dan memperlambat solusi yang sudah ditunggu oleh warga Yaman," ucap Ahmed seperti dikutip al-Arabiya, Selasa (24/5).
Konflik antara pemerintah dan kelompok pemberontak Houthi ini telah menyebabkan 6.200 orang tewas dan memancing krisis kemanusiaan di Yaman. (ama)