Penyerang menghentikan bus tersebut di jalan sekitar pukul 03.30 pagi, dan memerintahkan semua penumpangnya keluar. Taliban lalu menembak mati sembilang orang lalu menculik sisanya.
Namun pihak keamanan mengaku berhasil menyelamatkan 140 orang.
[Gambas:Video CNN]
“Taliban secara brutal membunuh sembilan orang dan membawa 20 orang bersama mereka,” kaya Massoum Hashemi, wakil kepala polisi setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak kepolisian Kunduz tidak mengonfirmasi soal anggota keamanan berada di antara mereka yang diculik atau terbunuh. Tetapi seorang pejabat polisi, Sher Aziz Kamawal, mengatakan bahwa mereka yang tewas kemungkinan adalah pegawai pemerintah yang membawa kartu identitas mereka.
Di Afghanistan, penculikan terhadap etnis minoritas seperti Hazara menjadi salah satu isu yang terus disoroti. Hazara merupakan penganut Muslim Syiah yang dianggap menyimpang dan melakukan bidah oleh Taliban.
Di bawah pimpinan baru Taliban, Mawlawi Haibatullah Akhundzada, Taliban bersumpah tak akan ada perdamaian dengan pemerintah Afghanistan.
Akhundzada ditunjuk setelah serangan drone Amerika Serikat menewaskan Mullah Mohammed Mansour. Penunjukan Akhundzada diumumkan pekan lalu. (stu)