Sebuah kolom yang dipublikasikan oleh DPRK Today pada Selasa (31/5), menyatakan Trump sebagai “politisi bijaksana” dan pilihan tepay bagi para pemilih AS pada pemilu 8 November mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korut yang memiliki nama Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) berada di bawah sanksi PBB akibat tes nuklir. Korsel dan AS mengatakan dialog dengan Korut tak akan berarti apa pun jika negara itu tetap mengejar ambisi nuklirnya.
DPRK Today juga mengatakan usulan Trump bahwa AS harus menarik pasukannya dari Korsel sampai Seoul membayar lebih adalah cara untuk mencapai unifikasi Korea. DPRK Today adalah di antara beberapa situs berita yang dikelola oleh rezim Korut.
"Ternyata Trump tidak berbicara kasar, gila, bodoh seperti yang mereka katakan, tapi sebenarnya adalah politisi yang bijak dan calon presiden yang seharusnya,” kata kolom yang ditulis oleh seorang sarjana Korea berbasis China, diidentifikasi bernama Han Yong Muk.