Ledakan itu terjadi pada Kamis (2/6) di dekat pusat kota ketika para jemaah mulai meninggalkan masjid. Media pemerintah Suriah melaporkan serangan ini sebagai aksi teroris.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tayangan saluran televisi berita yang dikelola oleh rezim Suriah, Ikhbariya, menunjukkan bercak darah di tanah dan tim penyelaman dan keamanan menggotong sejumlah orang yang terluka ke dalam ambulans.
Pekan lalu, serangkaian pengeboman menewaskan hampir 150 orang di Jableh, selatan Latakia, dan Tartous. Serangan bom semacam ini merupakan kali pertama terjadi di kedua wilayah itu.
Serangan bom sebelumnya beberapa kali mengguncang Latakia. Kota yang membentang di sepanjang pantai Mediterania ini dikuasai oleh rezim Presiden Bashar al-Assad. Terdapat pangkalan udara militer Hmeimim milik Rusia di sebelah tenggara kota ini.
Kelompok militan ISIS mengklaim serangan bom pada pekan lalu di kota ini. ISIS juga mengklaim sejumlah ledakan mematikan lainnya yang terjadi di ibu kota Damaskus dan kota Homs di wilayah barat Suriah pada awal tahun ini. (ama)