Diberitakan Telegraph, Sabtu (4/6), pria 29 tahun bernama Erdel E itu dilaporkan memperkosa 30 anak lelaki pengungsi Suriah yang berusia antara delapan hingga 12 tahun dalam rentang waktu tiga bulan. Kasus ini terbongkar setelah delapan dari keluarga korban melapor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus ini menuai kemarahan di Turki yang merupakan tempat perlindungan bagi lebih dari 2 juta pengungsi Suriah. Kamp Nizip sendiri digadang sebagai salah satu pengungsian yang paling aman dan menjadi proyek percontohan bagi tempat serupa, menampung 14 ribu warga Suriah.
Tindakan pelaku diduga terhenti awal tahun ini, beberapa pekan sebelum kunjungan Komisaris Tinggi Pengungsi PBB, Filippo Grandi.
Kanselir Jerman Angela Merkel dalam kunjungannya ke kamp ini April lalu memuji tempat pengungsian tersebut. Usai kasus tersebut, langkah-langkah pengetatan keamanan dilakukan. (den)