Jason Rezaian adalah wartawan keturunan Amerika-Iran yang dipenjara pada 2014 atas tuduhan spionase. Upaya pemerintah AS membebaskan Rezaian kala itu dibantu oleh Muhammad Ali melalui sebuah pernyataannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu sangat berarti bagi saya. Saya tidak bisa berkata-kata," kata dia.
Menurut Rezaian, semenjak permohonan Ali disampaikan, perilaku Iran terhadap dirinya melunak. Para penjaga yang sebelumnya gahar mulai melembut.
"Mereka mulai memperlakukan saya dengan baik. Saya kira mereka mulai ragu atas tuduhan terhadap saya," kata Rezaian.
Hal ini bisa dimaklumi. Menurut Rezaian, Ali yang menjadi mualaf pada 1964 adalah sosok yang dikagumi di Iran. Pernyataan Ali tersebut langsung ramai dibicarakan di media Iran, beberapa menuding Amerika Serikat menggunakan Ali untuk memengaruhi publik.
"Dia adalah juara bagi semua orang, seperti di Amerika dan seluruh dunia," kata Rezaian.
Dia dibebaskan pada Januari lalu sebagai bagian dari pertukaran tawanan antara Iran dan AS. (den)