Aksi Unjuk Rasa Buruh Berujung Keributan di Paris
Ardita Mustafa | CNN Indonesia
Selasa, 14 Jun 2016 22:16 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekelompok anak muda bertopeng melemparkan batu ke arah polisi di tengah aksi unjuk rasa mengenai undang-undang ketenagakerjaan di Paris pada Selasa (14/6).
Aksi unjuk rasa itu dilakukan karena banyak buruh yang merasa hak asasinya terabaikan, ketika bekerja dan setelah dipecat oleh sebuah perusahaan.
Demi mengatasi keributan itu, polisi menyemprotkan gas air mata ke arah pengunjuk rasa. Hingga saat ini, mereka telah menahan 13 orang yang diduga sebagai biang keladi keributan.
“Aksi ini tidak akan berakhir. Perjuangan kami masih panjang,” kata salah satu pemimpin kelompok buruh CGT, Philippe Martinez, setelah unjuk rasa itu dibubarkan polisi, seperti yang dikutip dari Reuters.
Tak hanya di Paris, unjuk rasa serupa juga terjadi di beberapa kota kecil.
Keributan dalam aksi unjuk rasa di Paris tentu saja menambah beban polisi, yang juga sedang mengamankan turnamen sepakbola Piala Eropa.
(ard/ard)
Aksi unjuk rasa itu dilakukan karena banyak buruh yang merasa hak asasinya terabaikan, ketika bekerja dan setelah dipecat oleh sebuah perusahaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya di Paris, unjuk rasa serupa juga terjadi di beberapa kota kecil.
Keributan dalam aksi unjuk rasa di Paris tentu saja menambah beban polisi, yang juga sedang mengamankan turnamen sepakbola Piala Eropa.
(ard/ard)