Seorang sumber yang dikutip MSNBC mengatakan kalau sang istri sempat mengantarkan suaminya, Omar Mateen, ke beberapa tempat, yang dicurigai akan menjadi lokasi penyerangan, termasuk ke kelab gay Pulse.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika laporan itu benar, maka aksi penembakan yang dilakukan bisa dikategorikan sebagai kejahatan atas dasar kebencian terhadap diri sendiri.
Laporan yang menyebut kalau Mateen ialah seorang gay berasal dari sumber yang dikutip oleh Reuters, yang mengatakan kalau Mateen sering mengunjungi kelab gay, termasuk Pulse.
Salah satu karyawan di kelab gay Parliament House, pernah melihat Mateen datang bersama teman prianya pada dua tahun yang lalu.
Mengunjungi kelab gay belum bisa dijadikan bukti kalau Mateen ialah seorang gay, tentu saja ia memiliki banyak alasan untuk mendatanginya.
“Laporan ini memang masih terlalu dini, tapi kami akan terus menyelidikinya sampai menemukan fakta baru,” kata salah satu pihak berwajib.