"Suriah menganggap ini sebagai agresi eksplisit dan tidak tepat terhadap kedaulatan dan kemerdekaan [Suriah]," demikian bunyi pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Suriah seperti dikutip kantor berita Suriah, SANA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini, Jerman dan Perancis memang tergabung dalam koalisi serangan udara untuk menggempur ISIS yang dipimpin oleh Amerika Serikat.
Namun, mereka tak memiliki izin untuk menerjunkan pasukan khusus di darat. Hanya AS yang memiliki izin untuk mengirimkan pasukan khusus untuk melatih sejumlah pasukan kelompok moderat. (stu/stu)