Pusat krisis Belgia yang bertugas memberikan kordinasi keamanan pada Rabu (15/6) menyatakan bahwa peringatan ini sudah diedarkan ke semua pasukan polisi di negara itu. Meski demikian, tidak ada rencana otoritas untuk meningkatkan status tingkat keamanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
DH juga menyatakan bahwa sekelompok militan itu bersenjata dan bertujuan akan terbagi menjadi dua unit, salah satunya bertujuan untuk meluncurkan serangan di Belgia, sementara kelompok lainnya menyerang wilayah Perancis.
Target potensial di Belgia termasuk pusat perbelanjaan, restoran cepat saji dan kantor polisi.
DH tidak merinci target tertentu di Perancis, yang tahun ini menjadi menjadi tuan rumah kejuaraan sepak bola Euro 2016. Sebanyak 10 stadion sepak bola yang tersebar di penjuru negara itu akan menggelar pertandingan hingga 10 Juli mendatang.
Perancis diperkirakan akan kedatangan sekitar 2,5 juta penonton yang akan menyaksikan 51 pertandingan.
Peringatan serangan teror itu diterima hanya dua hari setelah seorang penyerang yang berbaiat kepada ISIS menikam seorang komandan polisi Perancis dan istrinya di rumah mereka di luar Paris.
Peringatan ini juga semakin mengkhawatirkan karena terungkap hanya empat hari menyusul penembakan massal di kelab malam gay, Pulse, di Orlando, Amerika Serikat, menewaskan 50 orang. Pelaku serangan Omar Mateen dilaporkan sudah berbaiat kepada ISIS. (ama/stu)