Dalam jumpa pers pada Selasa (21/6), Kuczynski sebenarnya sedang menuturkan bahwa ia baru saja berbincang dengan Presiden AS, Barack Obama, yang mengucapkan selamat kepadanya.
Diberitakan Reuters, dalam perbincangan tersebut, Kuczynski menyampaikan rasa khawatirnya jika Trump terpilih sebagai presiden AS selanjutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sejumlah kampanye, Trump bahkan mengatakan bakal membangun tembok panjang di perbatasan Meksiko dan AS agar imigran tidak dapat melintas.
Presiden Meksiko, Enrique Pena Nieto, pun menyamakan kampanye Trump itu dengan kebangkitan Adolf Hitler.
Perbatasan ini juga disinyalir merupakan jalur perdagangan narkoba.
Peru sendiri merupakan salah satu negara pemasok global untuk tembaga dan emas. Namun, Peru juga dicurigai menjadi salah satu produsen utama kokain.
AS dan Peru sudah mengimplementasikan kesepakatan perdagangan bebas pada 2009 lalu. Kini, kedua negara juga telah menandatangani kesepakatan dagang Trans-Pacific Partnership, perjanjian yang selama ini dikritik oleh Trump. (stu)