Sanders menolak untuk mundur meski dalam pemungutan suara terakhir di Washington, D.C. pekan lalu dia kalah telak dari Clinton. Saat itu, Sanders diminta untuk berhenti berkampanye dan membantu menyatukan suara Partai Demokrat agar dapat mengalahkan rivalnya dari Partai Republik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski menyatakan akan membantu Clinton, Sanders hingga kini belum menyatakan dukungan penuh terhadap mantan menteri luar negeri AS itu.
"Kami berusaha melakukan reformasi di partai Demokrat. Intinya adalah ini keputusan yang sangat sulit, tapi apakah Demokrat akan terbuka? Jutaan orang ingin berpartisipasi dalam proses politik. Apakah mereka akan menolak dan berkata, 'Maaf, tapi ini partai kami,'" ujar Sanders menggambarkan upayanya untuk menyerukan reformasi di partainya.
Pekan lalu, setelah dipastikan kalah dari Clinton, Sanders memastikan akan mengikuti konvensi partai guna mendesak agendanya untuk mengurangi ketidaksetaraan dan memangkas dana besar dalam politik.
Dalam wawancara dengan C-SPAN, senator Vermont itu menegaskan bahwa dia tetap akan hadir dan berpidato pada konvensi Partai Demokrat pada Juli mendatang.
"Jika untuk alasan apapun mereka tidak ingin saya berbicara, maka terserah. Tapi saya pikir saya akan berbicara di konvensi," ujarnya, dikutip dari Reuters. (stu)