Hingga kini, pemerintah Indonesia memang tak mendapatkan laporan warganya menjadi korban. Namun, pemerintah RI melalui Kementerian Luar Negeri mengimbau warganya yang berada di Turki untuk terus waspada.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"KJRI Istanbul telah menugaskan staf untuk memantau di Bandara Attaturk, berkoordinasi dengan otoritas setempat, berkoordinasi dengan masyarakat Indonesia di Istanbul dan melakukan penelusuran untuk mencari kemungkinan adanya WNI yang menjadi korban," tulis Kemlu.
Agar dapat berkoordinasi dengan baik, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Istanbul membuka layanan hotline pada nomor +905319831534 (Ibu Ida). Bagi kerabat di Indonesia yang ingin mengetahui perkembangan terakhir saudaranya di Turki dapat mengubungi +6281290070027.
Belakangan ini, Turki memang terus diguncang teror. Tak hanya di dekat perbatasan dengan Suriah, tapi juga di pusat kota besar.
Bom bunuh diri pada Selasa ini terjadi di bandara tersibuk ketiga di Eropa. Menurut laporan kepolisian Turki, dua orang pelaku bom bunuh diri itu awalnya melepaskan tembakan di dekat pos pemeriksaan di pintu masuk bandara.
Polisi pun berupaya menghentikan mereka. Namun sebelum berhasil dilumpuhkan, mereka meledakkan diri. (stu/stu)