Penahanan dilakukan pada Kamis (30/6), seiring dengan razia besar-besaran terhadap sel militan ISIS di 16 tempat di Istanbul, menurut sumber pemerintahan Turki kepada Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Razia di empat kabupaten di Izmir berujung pada penangkapan sembilan tersangka militan yang diduga melakukan kontak dengan anggota ISIS di Suriah.
Mereka diduga terkait dengan pendanaan, perekrutan dan pemberian bantuan logistik ke ISIS.
Menurut keterangan pihak berwenang, serangan bom terjadi ketika para pelaku tiba di bandara dengan taksi dan melepaskan tembakan di dekat pos keamanan di pintu masuk pada Selasa (28/6) sekitar pukul 21.50. Belum sempat polisi melumpuhkan mereka, para penyerang memasuki bandara dan melepaskan tembakan.
[Gambas:Video CNN]
Saksi mata menyatakan seorang penyerang melepaskan tembakan secara acak kepada siapa pun yang berada di depannya. Para penumpang pun panik dan berlarian mencari perlindungan.
Tak lama kemudian, tiga penyerang meledakkan diri dengan bom bunuh diri di sekitar gerbang kedatangan sebelum polisi sempat menghentikan aksi mereka.
Turki merupakan salah satu negara yang termasuk dalam koalisi militer pimpinan AS untuk menggempur ISIS di Suriah. Turki juga menampung sekitar 3 juta pengungsi Suriah sejak perang saudara berkecamuk di negara itu. (ama)