Tuhin Mohammad Masud, komandan pasukan khusus Batalion Reaksi Cepat mengklaim sudah mengamankan titik-titik yang sebelumnya dikuasai oleh enam teroris tersebut.
"Kami telah menembak mati setidaknya enam teroris dan gedung utama telah diamankan," katanya seperti dikutip dari Alzajera, Sabtu (2/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Duta Besar Italia Mario Palma, mengatakan sebanyak tujuh warga Italia diyakini berada di dalam kafe tersebut dan menjadi tawanan. Sementara Jepang juga mengkonfirmasi bahwa ada warga mereka yang juga disandera.
Dalam upaya pembebasan tersebut dua petugas polisi juga jadi korban saat baku tembak terjadi.
Belum diketahui persis siapa pelaku penyerangan tersebut, namun kelompok radikal The Islamic State (ISIS) mengaku sebagai dalang penyerangan. Hal ini dikomfirmasi oleh lembaga pemberitaan yang berafiliasi dengan ISIS, Amaq. Seperti dimuat Reuters.