Seperti dilansir Bangkok Post, bom tersebut meledak sekitar pukul 11.00, tepat ketika mobil itu tiba di pos pemeriksaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ledakan itu juga menyebabkan kebakaran tenda di pos pemeriksaan tersebut.
Sejak 2004, lebih dari 6.500 orang tewas dalam kekerasan sporadis di Pattani, Yala, dan Narathiwat, tiga provinsi yang berbatasan dengan Malaysia.
Mayoritas penduduk Thailand beragama Buddha, tapi wilayah selatan didominasi oleh Muslim. Aksi perlawanan terhadap pemerintah Buddha telah terjadi selama beberapa dekade belakangan.
Aksi perlawanan tersebut sesekali meluas ke provinsi Songkhla, daerah pariwisata yang dibanjiri oleh pengunjung dari Malaysia.
Ketiga provinsi ini sebelumnya adalah bagian dari kesultanan Muslim Malaysia hingga dicaplok oleh Thailand pada 1902.
Setelah mengambil alih kekuasaan melalui kudeta pada 2004, pemerintah militer Thailand bertekad menciptakan perdamaian di wilayah selatan dalam satu tahun.
Militer Thailand pun mengadakan kontak dengan sejumlah pemimpin pemberontak. Perundingan yang bertujuan menciptakan perdamaian antara kelompok pemberontak dan pemerintah Thailand yang ditengahi Malaysia, terhenti.
Penyebab kebuntuan itu karena perpecahan di dalam kelompok pemberontak dan juga militer Thailand, selain sikap skeptis di kedua kubu. (ama)