Diberitakan Telegraph, Jumat (8/6), wanita bernama Zhang melahirkan bayi lelaki di provinsi Zhejiang melalui proses operasi caesar awal pekan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keinginan memiliki anak lagi di China sangat tinggi, terutama setelah pemerintah Beijing melonggarkan kebijakan satu-anak.
Kehilangan anak merupakan sebuah penderitaan besar bagi para warga lansia di China yang hanya memiliki satu anak. Pasalnya, kebanyakan lansia di negara itu menggantungkan diri pada anak mereka di hari tua.
Kebanyakan warga lansia China yang kehilangan anaknya banyak yang mencari dana untuk melakukan program bayi tabung. Namun praktik ini sangat tidak disarankan oleh para pejabat dan praktisi medis di negara tersebut.
Para dokter tempat Zhang melahirkan awalnya tidak ingin mempublikasi peristiwa itu karena khawatir mendorong para lansia melakukan hal yang serupa.
Kehamilan di usia tua sangat rentan. Zhang sendiri telah dua kali masuk rumah sakit saat hamil. Namun ibu dan bayinya keluar dengan sehat dari rumah sakit Selasa lalu.
"Kualitas dan kuantitas sel telur wanita berusia di atas 35 tahun telah menurun, jadi mereka memiliki tingkat kesuksesan kehamilan yang rendah dan risiko keguguran serta cacat lahir yang tinggi," kata Zhu Yimin, direktur rumah sakit tersebut. (den)