Diberitakan AsiaOne, Minggu (10/7), pelaku peledakan bernama Lin Yin-chang, 55. Penyelidikan sementara menemukan pelaku meminjam uang sebesar NT$500, sekitar Rp200 ribu, kepada seseorang di Nantou lalu membeli sebotol Paraquat, pestisida dengan tingkat racun tinggi, sebelum menuju stasiun kereta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lin masih dalam keadaan kritis sehingga tidak bisa diinterogasi. Motif tindakan ini masih menjadi misteri.
Ada berbagai kemungkinan motif, salah satunya adalah depresi. Lin diketahui telah bercerai dua tahun setelah menikah dan tengah menderita kanker. Dia pernah menjalani perawatan mental.
Lin yang berasal dari Hualien juga diketahui memiliki masalah finansial. Beberapa tahun terakhir dia tinggal di mobilnya bersama anjing peliharaannya.
Mobil tersebut ditinggalkan di daerah pegunungan kota Nantou, Lin ke Taipei naik bus. Dalam mobil van tersebut, polisi menemukan catatan yang ditinggalkan Lin, meminta anggota keluarganya mengurus pemakaman dan membayar utangnya. (den)