Delapan tentara yang memohon suaka politik di Yunani tiba di Alexandroupolis dengan helikopter pada Sabtu lalu. Mereka ditahan otoritas Yunani karena masuk secara ilegal.
Turki menyebut tentara tersebut sebagai pengkhianat dan meminta Yunani mengektradisi mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Vasiliki Ilia Marinaki, pengacara yang mewakili empat dari delapan pria itu, menegaskan bahwa mereka “tak tahu apa pun soal kudeta" dan mengikuti perintah dari atasan mereka.
Helikopter Black Hawk mereka sempat mendapat serangan dari polisi Turki, tambah Marinaki. Di saat yang sama, mereka telah menerima pesan teks di ponsel mereka bahwa upaya kudeta sedang berlangsung, sehingga mereka memutuskan untuk melarikan diri ke negara tetangga Yunani.