Diberitakan Reuters, Pentagon dalam pernyataannya pada Selasa (19/7) penjualan bom itu telah disetujui oleh Kementerian Luar Negeri. Persetujuan itu juga disampaikan oleh Badan Kerja Sama Pertahanan Keamanan AS kepada anggota parlemen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
AS menganggap UAE sebagai negara mitra penting di Arab dalam memerangi ISIS yang menguasai Irak dan Suriah. Bahkan Pangkalan Udara Al Dhafra di UAE menampung 3.500 jet tempur dan tentara AS serta pesawat mata-mata yang digunakan dalam serangan melawan ISIS di Suriah.
Selain UAE, Kemlu AS juga menyetujui penjualan 246 rudal dan perangkat tempur lainnya ke Jepang senilai US$821 juta untuk pertahanan di laut timur Asia dan Pasifik Barat. Rudal itu bisa digunakan untuk dua peluncur buatan Jepang.
Bom dan rudal tersebut dibuat oleh Raytheon Co dan BAE System. (ama)