Diberitakan Reuters, Jumat (22/7), prediksi ini disampaikan oleh Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) mengatakan dalam tiga tahun berturut-turut korban tewas telah melampaui angka 3.000 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut juru bicara IOM Joel Millman, angka 3.000 kematian di Mediterania tahun 2014 dicapai di bulan September, sementara pada 2015 di bulan Oktober. Tahun ini, angka tersebut diperkirakan tembus pada Juli.
Millman menambahkan, dalam empat bulan sejak akhir Maret lalu, sedikitnya 20 pengungsi meninggal setiap harinya, kebanyakan adalah warga sub-Sahara Afrika dalam perjalanan dari Libya menuju Italia.
Menurut dia, aliran imigran dari jalur yang lebih aman dan pendek antara Turki dan Yunani kini hampir tidak dilalui lagi. (den)