Seperti dikutip dari The Independent, Selasa (26/7), peristiwa ini terjadi pada 13 Juli lalu di Rumah Sakit Bankstown-Lidcombe, barat Sydney. Pihak rumah sakit mengatakan, mesin oksigen di fasilitas persalinan salah pasang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sonya Ghanem, ibu dari bayi yang meninggal dunia insiden ini mengaku sangat terpukul.
"Keluar dari rumah sakit, saya tidak membawa apa-apa. Saya keluar dengan tangan kosong. Padahal saya pikir akan menimang bayi, tapi tidak. Terkejut, sangat terkejut dengan rumah sakit ini," kata Ghanem.
Ini bukan kali pertama peristiwa serupa terjadi di rumah sakit itu. Seorang bayi mengalami kerusakan otak parah setelah diberikan gas tawa yang dikira oksigen saat dilahirkan Juni lalu.
Pada tahun 2014, seorang anak juga langsung kritis setelah diberikan gas tawa yang tertukar dengan oksigen di rumah sakit tersebut.
Menteri Kesehatan negara bagian New South Wales Jillian Skinner dalam pernyataannya mengaku "menyesalkan peristiwa tersebut". Dia memerintahkan fasilitas persalinan di rumah sakit itu ditutup selama penyelidikan berlangsung.
Pihak rumah sakit mengatakan, gas tawa dan oksigen tertukar akibat kesalahan perusahaan pemasok gas, BOC Limited, yang memasang instalasi oksigen itu tahun lalu. BOC Limited mengaku tengah melakukan penyelidikan internal terkait kasus ini.
Akibat peristiwa ini, seluruh instalasi oksigen di rumah sakit New South Wales yang dipasang sejak tahun 2011 akan diperiksa. (stu)