Pembelot itu diketahui merupakan anggota delegasi Korut yang menghadiri kompetisi akademik di sebuah universitas di Hong Kong sekitar dua pekan lalu, menurut laporam South China Morning Post.
Mengutip sumber pejabat Hong Kong, keamanan di sekitar konsulat Korsel itu juga ditingkatkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada awal 2000-an, terdapat banyak warga Korut yang mencari suaka di perwakilan-perwakilan negara, sebagian besar di Beijing. Dalam beberapa kasus, mereka memanjat tembok kedutaan agar bisa masuk mencari perlindungan.
Mereka lalu mencari suaka ke Korsel via negara ketiga, atau lewat kedutaan atau konsulat negara lain di China, karena Beijing sendiri melihat mereka sebagai pengungsi akibat tekanan ekonomi saja dan akan memulangkan mereka kembali ke Korut. (stu)